Ayo Meriahkan Sail Sabang 2017 "Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional"

Oleh:   PLAN MARKETING PLAN MARKETING   |   Oktober 09, 2017
Sail Sabang 2017 - Kota Sabang adalah sebuah nama yang tidak asing lagi kita dengar, karena Sabang merupakan salah satu nama Kota di Aceh yang terletak di Pulau Weh dan sudah tentunya Kota Sabang sangat terkenal ditingkat dunia Internasional bahkan saat ini di Kota mau diadakan "Sail Sabang". Dalam Event Sail Sabang 2017, Kota tersebut menjelma sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional, dikarenakan Pulau Sabang ini memiliki banyak keindahan alam yang sangat luar biasa dan Kota tersebut merupakan salah satu pintu gerbang di kawasan ujung paling barat di Indonesia. Sabang memiliki luas sekitar 156,3km persegi dengan puncak tertinggi sekitar 617m di atas permukaan laut. Kota Sabang ini sangat indah wilayahnya terletak di Pulau Weh sudah banyak orang yang menyebutkan Pulau Weh ini sebagai Pulau Sabang. Pulau Weh adalah sebuah pulau utama, bisa disebut juga dengan pulau terbesar yang terpisah dari daratan Provinsi Aceh oleh Selat Benggala.

Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional
Sail Sabang 2017 : Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional Foto By maritimnews.com 

Kota Sabang dikenal juga oleh seluruh Rakyat Indonsia dengan Lagu Wajib Nasional yang berjudul “Dari Sabang Sampai Merauke” yang diciptakan oleh R. Suharjo, lagu tersebut sering kita dengar pada saat ada acara-acara kebudayaan bahkan salah satu stasion televisi milik Pemerintah Indonesia yaitu TVRI sering memutar lagu wajib nasional Dari Sabang Sampai Merauke ini.

Setelah Anda mendengar lagu tersebut pasti akan terbayang kilometer 0 Indonesia yang paling ujung tepatnya dibagian Barat Indonesia adalah berada di Pulau Weh Sabang, dan yang pada bagian ujung paling timur Indonesia berada di Merauke Papua. 

Apabila kita mencari di Peta Google kilometer 0 Indonesia Gambar Peta Pulau Weh Sabang pasti akan muncul sebuah gambar tugu yang tampak indah menjulang tinggi ke atas langit. Tugu ini bertepatan dengan kilometer 0 Indonesia paling ujung barat Indonesia. Tugu ini menjadi salah satu destinasi tempat wisata yang paling terkenal di Pulau Weh Sabang, serta paling banyak dikunjungi Wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Peta Pariwisata Kota Sabang
Peta Pariwisata Kota Sabang Foto By www.kompasiana.com 
Tugu nol kilometer ini diresmikan pada tahun 1997 oleh Bapak Try Sutrisno, yang saat itu sudah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Kita akan melihat pemandangan yang indah di tugu km 0 Indonesia ini seperti pemandangan laut biru yang indah dengan merasakan hembusan angin, melihat matahari tenggelam pada waktu sore hari.

Pulau Sabang sangat bagus untuk dijadikan sebuah destinasi wisata bahari di Indonesia karena menjadi sebuah surga bagi para penyelam. Apabila Anda pernah berkunjung ke Sabang Anda akan dapat menikmati alam bawah laut dengan cara menyelam untuk bisa melihat langsung ratusan spesies ikan ataupun kekayaan terumbu karang alami yang bukan ditanam.

Sejarah Kota Sabang


Sabang adalah kota yang terletak di Pulau Weh. Istilah “Weh” sendiri ialah salah satu pulau yang berada di wilayah Kotamadya Sabang Aceh, dan Kotamadya Sabang sendiri berada di Pulau Weh. Wilayah Kotamadya Sabang tidak hanya Pulau Weh terdapat banyak sekali pulau besar kecil lainnya, seperti Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Dari kelima pulau tersebut Sabang dibagi menjadi dua kecamatan dan terdapat 72 Desa dengan jumlah penduduk 26.000 jiwa. Sabang juga berbatasan langsung dengan tiga Negara, yaitu Malaysia, Thailand serta India. Selain itu perairan Sabang menjadi tempat pertemuan antara Samudera Hindia dan Selat Malaka.

Sebelum terjadinya perang dunia ke II, Pelabuhan Sabang menjadi Pelabuhan yang sangat penting dan sangat maju dibanding Negara Singapura. Terdapat kapal-kapal besar dari penjuru dunia yang singgah di Pelabuhan Sabang yang akan melintasi Selat Malaka. Tahun 1920-an Sabang adalah tempat singgah terakhir calon Jemaah Haji dari Indonesia sebelum berangkat dengan Kapal laut ke Tanah Suci Madinah. Para Jemaah Haji tersebut di karantina terlebih dahulu di Pulau Rubiah Sabang pada saat Pemerintah Belanda di masa itu. Pulau Rubiah adalah Pulau yang sangat bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia.

Akan tetapi pada masa keemasan Pelabuhan Sabang telah berakhir pada tahun 1942 karena masuknya tentara Jepang pada saat perang dunia ke II. Negara matahari terbit ini menjadikan Sabang sebagai basis maritim Angkatan laut Jepang. Sabang pun menjadi sasaran serangan pasukan sekutu, sejumlah kota ini hancur luluh lantah. Kota Sabang pun terpaksa di tutup karena peristiwa tersebut.

Saat Indonesia Merdeka, Sabang dirintis kembali untuk dijadikan Pelabuhan bebas lagi. Akan tetapi hal ini baru terwujud pada tahun 2000. Aktivitas Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang kini mulai aktif kembali setelah masuknya barang dan produk dari luar Negeri ke Kota Sabang. Akan tetapi kembali terhenti pada saat Aceh terjadi konflik antara GAM (Gerakan Aceh Merdeka) dengan TNI (Tentara Nasional Indonesia), Pemerintah Indonesia pada saat itu memberlakukan status Darurat Militer bagi Kota Aceh. Setelah Tsunami Aceh terjadi pada tahun 2004 ternyata membawa berkah bagi Kota Aceh ini, yaitu GAM dengan TNI berdamai pada tahun 2005.

Pelabuhan Bebas Sabang dibuka kembali dengan tujuan mempercepat pembangunan ekonomi Kota Aceh dengan Luar Negeri. Sejumlah Objek Wisata yang awal mati suri mulai diperkenalkan kembali oleh Pemerintah Kota Aceh dengan berbagai Event wisata yang bertaraf Internasional dan di adakan di Kota Sabang. Seperti Sail Sabang yang akan diadakan pada akhir bulan November dan awal Desember 2017 ini.

Sabang Sebagai Pelabuhan Bebas Perdagangan Internasional


Kota Sabang sendiri merupakan sebuah daerah dengan Kerajaan Aceh yang pernah dikuasai secara penuh oleh Pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1881 silam, Pulau Sabang ini ditetapkan sebagai Pelabuhan alam yang disebut sebagai Kolen Station. Kemudian Pemerintah Hindia Belanda membangun berbagai macam infrastruktur. Terutama sekali setelah tahun 1887 saat Sabang Haven memperoleh kewenangan untuk membangun infrastruktur penunjang terhadap pelabuhan. Sekitar Tahun 1895 Kota Sabang menjadi sebuah daerah Pelabuhan bebas Vrij Haven yang ditata oleh Sabang Maatschaappij "Maatschaappij Zeehaven en Kolen Station". Kemudian saat itu nama kepulauan Sabang tersebut semakin populer di Nusantara atau dunia internasional sebagai pelabuhan sirkulasi perdagangan, perekonomian Internasional.

Pelabuhan Sabang Terkini
Pelabuhan Sabang Terkini Foto By Trybisnis.com 
Pada gejolak terjadinya Perang Dunia II telah menghancurkan kota Sabang hingga pada tahun 1942 diduduki oleh Jepang dan menjadikan Kota Sabang sebagai basis maritim Angkatan Laut Jepang. Belum juga sempat selesai perbaikan akibat perang yang bergejolak, kerusakan fisik Pulau Sabang semakin parah setelah adanya Pasukan Sekutu yang membombardirnya sehingga membuat Pelabuhan Sabang pun ditutup secara total.



Setelah kemerdekaan RI, barulah Kota Sabang ditetapkan sebagai pertahanan Angkatan Laut Republik Indonesia Serikat (RIS), semua aset dibeli oleh pemerintah Indonesia pada saat itu. Pada tahun 1965 dibentuklah pemerintahan Kotapraja Sabang dan dirintis upaya untuk membuka kembali Pelabuhan Sabang sebagai kawasan Perdagangan Bebas. Upaya tersebut baru resmi dikokohkan pada tahun 2000. Aktifitas Pelabuhan Sabang sebagai Perdagangan Bebas di kota tersebut pun mulai berdenyut lagi dengan adanya pemasuk barang-barang dari luar negeri ke Kawasan Pelabuhan Kota Sabang. Akan tetapi, pada tahun 2004 Sabang kembali sempat terhenti lagi akibat pemerintah pusat menetapkan status darurat militer di Provinsi Aceh.


Kini Pasca Nota perjanjian damai helsinki antara RI dengan GAM pada 15 Agustus 2005, Kota Sabang kembali ramai. Pelabuhan Bebas Sabang kembali dibuka untuk mempecepat pembangunan disektor ekonomi rakyat Aceh melalui investor dengan luar negeri. Selain itu, beragam destinasi bahari serta keunikan budaya Aceh pun juga kembali diperkenalkan agar wisatawan berdatangan menikmati pesona keindahan Pulau Sabang tersebut.

SAIL SABANG 2017 : Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional


Sail Sabang adalah suatu agenda acara tahunan dari Sail Indonesia seri yang ke-9, dimana agenda tersebut telah diluncurkan pertama kali di Bunaken Manado pada tahun 2009. Kota Sabang sendiri menjadi lokasi dari titik nol kilometer di ujung barat NKRI yang terletak di ujung Pulau Sumatra Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. wilayah Kota Sabang berada pada 95°13'02"-95°22'36" BT, dan 05°46'28"-05°54'-28" LU, merupakan suatu wilayah administratif yang terletak paling utara, dan berbatasan langsung dengan Negara-negara maju seperti Thailand, India dan Malaysia. Dimana Wilayah Kota Sabang yang penuh dengan keindahan alam dikelilingi oleh dua samudra dan dua selat yaitu Samudera Hindia di Selatan dan Samudera Hindia di Barat. Selat Malaka di Utara dan Selat Malaka di Timur.

Para Ahli Sejarah mengemukakan tentang nama Sabang Berasal, seperti dari kata “Saban” dalam bahasa Aceh, apabila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti artinya “Sama”. Kata ini berasal dari karakter orang Sabang yang sangat ramah terhadap tamu. Versi para ahli sejarah lainnya berpendapat bahwa nama Sabang berasal dari bahasa Arab ‘Shabag” yang artinya gunung meletus. Jika nama Pulau Weh tersendiri berasal dari kata “Weh” dalam bahasa Aceh, dalam bahasa Indonesia berarti “Pisah”.

Pulau Weh dengan daratan Aceh (Pulau Sumatera) dahulu menyatu, karena terjadi bencana letusan gunung berapi dizaman tersebut membuat Pulau Weh terpisah dengan Pulau Sumatera. Selain itu nama Weh ada juga yang mengatakan dari huruf “W” karena bila dilihat dari peta Pulau Weh memang berbentuk huruf W.

Silahkan datang ke Kota Sabang pada akhir bulan November 2017 ini. Karena pada tanggal 28 November-5 Desember 2017 di Sabang akan diadakan Event Wisata terbesar berskala Internasional, yaitu Sail Sabang 2017 yang bertema “Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional. Puncak acara ini akan diselenggarakan pada 2 Desember di Sabang Fair, Kota Sabang, dengan menampilkan atraksi seperti flying pass serta kompetisi deep dive di kedalaman lebih dari 50 meter.

Agenda Kegiatan Sail Sabang 2017 


Sail Sabang 2017 akan di pusatkan di Teluk Sabang, tepatnya di Terminal CT 3 BPKS Sabang, Ada satu hal yang menjadi suatu kebanggaan bagi pemerintah Aceh tahun ini. Karena Kota Sabang menuju gerbang destinasi Wisata Bahari Internasinal ( Tingkat Dunia ) dengan menggelar sebuah acara bernama "Pesona Sail Sabang 2017" dan acara tersebut akan berlangsung pada Tanggal 28 November hingga 5 Desember di Teluk Sabang dan Gapang Resort dengan membahas tema "Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional". Puncak acara tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 2 Desember mendatang di Sabang Fair, Kota Sabang, Aceh, dengan menampilkan atraksi seperti flying pass dan kompetisi deep dive ( menyelam dalam ) di kedalaman lebih dari 50 meter. Dan ini sangat menakjubkan dan sebuah kebanggaan bagi Warga Aceh khususnya Kota Sabang yang penuh dengan keindahan alam dan sudah tentunya sangat menarik perhatian bagi para turis yang berkunjung. Dengan acara tersebut kemungkinan besar Kota Sabang akan dipenuhi oleh banyak Wisatawan Asing.

Dalam acara Sail Sabang 2017 menurut informasi akan ada empat kementerian yang akan terlibat langsung dalam event berskala dunia ( internasional ) ini, yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata , serta Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum yang akan dinaungi langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Dan yang lebih mengejutkan lagi Keempat Kementerian tersebut akan bersepakat dan bekerjasama berintergrasi untuk mempromosikan Kota Sabang sebagai Wisata Bahari Internasional, serta untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kota Sabang sebagai kepulauan terdepan di Indonesia yang sangat mempesona.

Bagaimana Cara Menuju ke Kota Sabang

Apabila ingin ke Kota Sabang, tentunya Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Alat Transportasi umum yang bisa Anda pakai diantaranya bisa melalui udara, kapal laut, serta bus. Jika dari arah Jakarta Anda bisa mengambil penerbangan langsung ke Banda Aceh, tiket dari Jakarta ke Banda Aceh dengan harga normal sekitar Rp. 600.000.


Kapal Cepat Dan Kapal Lambat
Kapal Cepat Dan kapal Lambat Foto By Trybisnis.com 
Bisa juga melalui penerbangan dari Jakarta ke Bandara Kuala Namu Medan. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Banda Aceh dengan menggunakan transportasi udara. Dari Bandara Kuala Namu Medan langsung menuju Bandara Sultan Iskandar Muda Kota Banda Aceh dengan harga normal sekitar Rp. 300.000.



Apabila melalui jalur darat dari Koya Medan ke Kota Banda Aceh, Bisa menggunakan bus antar provinsi dari Kota Medan ke Kota Banda Aceh dengan harga sekitar Rp. 200.000. Kemudian untuk menyebrang ke Pulau Weh Sabang Anda bisa menggunakan kapal laut di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Jenis kapal laut yang bisa Anda gunakan ialah kapal cepat dan kapal lambat.


Jadwal Penyeberangan Kapal Dari Kota Sabang Ke kota Banda Aceh
RUTE BANDA ACEH ( ULEE LHEE ) - ( BALOHAN ) SABANG.
Kapal Cepat Kapal Lambat
Hari Senin s/d Kamis,    09:30 & 16:00Senin s/d Kamis,        08:00 & 14:00
Hari Jumat,                    09:30 & 16:00Jumat,                    07:30, 10:00 & 16:00
Hari Sabtu & Minggu,   09:30 & 16:00Sabtu & Minggu,   08:00, 11:00 & 16:00

Jadwal Penyeberangan Kapal Dari Kota Sabang Ke kota Banda Aceh
RUTE SABANG ( BALOHAN ) - ( ULEE LHEE ) BANDA ACEH.
Kapal Cepat Kapal Lambat
Hari Senin s/d Kamis,    08:00 & 14:30Senin s/d Kamis,        08:00 & 14:00
Hari Jumat,                    08:30 & 14:30Jumat,                    07:30, 10:00 & 15:00
Hari Sabtu & Minggu,   08:30 & 14:30Sabtu & Minggu,   08:00, 11:00 & 15:00

Daftar Harga Tiket Kapal Cepat Dan Kapal Lambat.
JENIS TIKETKAPAL LAMBATKAPAL CEPAT
Ekonomi Dewasa30.000-
Ekonomi Anak-anak20.000-
Bisnis Dewasa50.000-
Bisnis Anak-anak50.000-
Eksekutif Dewasa60.00080.000
Eksekutif Anak-anak50.000-
VIP-105.000
Sepeda12.000-
Sepeda Motor (500cc)33.000-
Sepeda Motor (500cc) & Roda tiga106.000-
Mobil (Sedan, pickup, mini bus, Panjang maximal 5m.210.000-

Harga tiket serta jadwal keberangkatan diatas sewaktu-waktu dapat berubah menurut kondisi cuaca. Apabila bila cuaca memburuk frekuensi pelayaran dapat berkurang, bahkan kapal tidak bisa beroperasi. Apabila membawa kendaraan roda dua atau roda empat, kapal cepat tidak bisa memuat, cara hemat saya Anda bisa memilih kapal lambat yang lebih besar dan bisa memuat mobil serta sepeda moto. Kemudian untuk jarak tempuh sendiri dengan menggunakan kapal cepat dari Ulee Lheue ke Balohan diperkirakan sekitar 30 menit, jika Anda menggunakan kapal lambat perkiraan waktu sekitar 1 jam.
Jadwal Penerbangan ke Kota Sabang
Untuk Penerbangan Anda bisa melalui Bandara Kuala Namu Medan menuju ke Bandara Maimun Saleh Sabang dengan cara menggunakan Pesawat Garuda Indonesia. Penerbangan melalui Garuda Indonesia pada setiap hari Jum’at dan Minggu. 

  • Jadwal Penerbangan Sabang - Medan pada pukul 10:40 dan tiba pada pukul 12:10. 
  • Jadwal Penerbangan Medan - Sabang pada pukul 08:50 serta tiba pada pukul 10:10.

Penginapan Di Sabang Yang Sangat Cocok

Hal yang sangat penting bagi para Wisatawan ketika berada disebuah Kota adalah mencari tempat penginapan maupun Hotel untuk beristirahat, mandi, menyimpan barang yang hendak dibawa, dan lainnya. Apabila Anda berkeinginan untuk mengunjungi ke Kota Sabang untuk menyukseskan event Sail Sabang 2017 berikut ini saya akan merekomendasikan beberapa penginapan yang relatif murah dan nyaman serta sudah tentunya bersih yang dekat dengan pantai dan dihiasi dengan pemandangan yang begitu indah lagi mempesona. 

1. Fina Bungalow

Pantai Iboih adalah salah satu Objek Wisata di Kota Sabang. Bila Anda ingin mengunjungi pantai tersebut, Fina Bungalow sangat cocok untuk bermalam sebagai tempat penginapan yang letaknya memang di kawasan Pantai Iboih. Kamar di penginapan ini sangat rapi, bersih, dan nyaman. Begitu pula dengan pelayanan staff Fina Bungalow yang cukup ramah tamah.



3. Casanemo
Casanemo merupakan penginapan yang paling ideal khususnya untuk para pasangan yang ingin menghabiskan waktu bersama di Acara Sail Sabang 2017. Bagaimana tidak, suasana kamar di penginapan tersebut begitu romantis dengan penerangan yang temaram dan tempat tidur berkelambu. Keistimewaan dari Casanemo yaitu lokasinya yang berada di tepi pantai, sehingga semakin menambah suasana romantisme dalam bulan madu Anda bersama pasangan. Penginapan ini juga menyediakan Fasilitas antara lain adalah Room Service, Brankas, Wi-Fi ID di area umum, Restoran, Jasa Laundry, Jasa Tour, Penyewaan Mobil atau Sepeda, dan Resepsionis 24 jam. Casanemo bertempat di Jalan K.H. Agus Salim, Kel. Ie Maulee, Kec. Sukajaya, Sabang, Aceh.


3. Gapang Beach Resort 


Resort di tepi pantai adalah pilihan yang sangat cocok ketika Anda berkunjung ke Kota Sabang. Gapang Beach Resort juga menyediakan sejumlah fasilitas yang lengkap, mulai dari Room Service, Wi-Fi di area umum, Restoran, Fasilitas Rapat, Area Merokok/Bebas Asap Rokok, Meja, TV, Pancuran, Jasa Laundry, Menyelam, Berlayar, Memancing, bersepeda, Water Sport, Pantai Privat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Gapang Beach Resort bertempat di Jalan Sabang – 1 B 01H SP, Gapang, Sabang, Aceh.

Nah, itu dia tempat penginapan yang sangat cocok jika Anda ingin berkunjung ke Sabang untuk berwisata maupun untuk menyukseskan Event Sail Sabang. Sebenarnya masih banyak tempat penginapan yang lain yang tidak dapat saya sebutkan secara rinci, seperti Nagoya Inn Sabang, The Pade Dive Resort, Freddies Santai Sumurtiga, dan Pulau Weh Dive Resort. dan tentunya semua penginapan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Wisata Yang Indah di Sabang



Jika Anda ingin menghadiri event Sail Sabang 2017, tidak ada salahnya jika Anda patut mendatangi sejumlah destinasi Wisata di Sabang yang sangat luar biasa bahkan sudah cukup terkenal seperti Pantai Iboh, Tugu Kilometer Nol Indonesia, Pulau Rubiah, Danau Aneuk Laut, Air Terjun Pria Laut, Pantai Sumur Tiga, Pantai Anoi Itam, Pantai Ujung Kareung, Benteng Jepang, Spot Bukit Klah, Sabang Hill, Pantai Kasih, Pantai Gapang, Pantai Tepi Layeu, Pantai Pasir Putih, Gua Sarang, Tugu I Love Sabang, Pulau Klah, dan banyak yang lainnya dan sudah tentunya semua tempat wisata tersebut sangat mempesona bagi pengunjung.



Sabang Tourism
Sabang Tourism Map Foto By Spotwisata.com 

Upaya Pemerintah Aceh Terhadap Sail Sabang 2017



Pemerintah Nanggroe Aceh telah melakukan berbagai infrastruktur persiapan untuk menyambut Acara Sail Sabang dan juga termasuk dengan membangun Hotel-hotel baru yang berkerjasama dengan Inna Group Grup. Selain itu, Pemerintah Aceh juga membenahi dan mengajak berbagai elemen salah satunya para pengikut Kontes SEO untuk menulis Tentang Sail Sabang dengan tema Kota Sabang Sebagai Wisata Bahari Internasional dan juga para tujuan Wisatawan untuk mempromosikan Sail Sabang 2017 ke berbagai Media, baik Media Cetak maupun Media Online.

Pemerintah Aceh juga sudah merencanakan , bahwa Pelaksanaan Sail sabang 2017 di Kota Sabang akan menggelar berbagai macam atraksi, diantaranya, Seminar serta Pameran Iptek dalam memperingati 20 tahun Jambore Iptek Kota Sabang, Kapal Pemuda Nusantara, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Parade dan Karnaval Sail Sabang 2017, Work Parachute Championship, International Aerobatic Show, kedatangan Cruice Ship International, dan International Diving Competition.

Kota Sabang Adalah salah satu destinasi yang paling favorit di Indonesia khususnya di Aceh untuk Wisata Bahari dan tentunya sudah menjadi pilihan favorit bagi para Wisata, karena Kota titik nol kilometer tersebut memiliki taman laut yang begitu indah nan mempesona dan lokasinya pun sangat strategis. Dengan adanya kegiatan Sail Sabang 2017, Pemerintah Aceh sangat berharap dapat membuka mata dunia di tingkat Internasional bahwa Aceh lebih aman dari Provinsi-provinsi yang lain yang ada di Negara Indonesia Dan tentunya dengan Event Sail Sabang 2017 dimana Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional menjadi salah satu keuntungan terbesar bagi Provinsi Aceh terutama bagi Kota Sabang yang terletak di kepulauan ujung paling barat Indonesia tepatnya di Pulau Sumatra. 


Keamanan di Kota Sabang 



Untuk masalah keamanan Di Kota Sabang Anda tidak perlu khawatir karena Kota Sabang ini sudah dikenal sebagai Kota Santai, jadi sangat cocok untuk tempat pariwisata. Kota Sabang adalah kota paling minim kriminalitas dan gangguan keamanan. Pemmerintah Kota Sabang juga sangat memperhatikan masalah keamanan di sejumlah lokasi wisata dan terus meningkatkannya, agar setiap Wisatawan yang berkunjung atau berlibur ke Sabang selalu aman serta nyaman. 

Bagaimana pasti Anda tertarik untuk berlibur ke Sabang, sangat kebetulan sekali pada tahun ini bisa langsung menyaksikan Event Internasional Sail Sabang 2017, pada akhir bulan November 2017, dikarenakan Sail Sabang diadakan pada tanggal 28 November-5 Desember 2017 sangat cocok sekali bila Anda datang ke kota Sabang ini. Dengan demikian kami terangkan secara rinci tentang Sabang Sebagai Pelabuhan Hub Wisata Bahari Internasional dimana kota ini memang sangat tepat untuk dijadikan tempat pariwisata, jangan lupa untuk memberikan komentar pada kolom yang tertera dibawah ini, semoga bermanfaat sekian dan terima kasih, Majulah Indonesia.


Tampilkan Komentar