Langkah Terbaik Cara Riset Keyword

Oleh:   PLAN MARKETING PLAN MARKETING   |   September 29, 2017
Untuk saat ini saya hanya akan bahas salah satu poin dasar yang cukup penting yaitu Cara Riset Keywords. Hal ini penting karena kita  harus  tau  dulu  apa  saja  yang  paling  sering dicari  orang  menggunakan  search  engine, dengan banyaknya pencarian untuk kata tersebut dan situs yang muncul dihalaman pertama adalah situs kita, maka search engine akan mendatangkan banyak pengunjung kedalam situs kita.

Jadi jangan asal memakai KEYWORD sembarangan ya gan?


Ya iyalah...apa kamu mau posting artikel yang ternyata keyword yang dibidik itu tidak ada pencarinya? Kan sia-sia...sudah posting dengen PD-nya dan sudah nangkring di halaman 1 google bahkan ranking 1 kok dicek di analytic ga ada trepiknya, pasti bikin kesel aja gitu...hehe. Tujuan lain dari riset keyword sendiri juga untuk mencari kata kunci yang potensial namun rendah kompetisinya.

Langkah Terbaik Cara Riset Keywords
Riset Keyword


Kenali Buying Keyword


Dalam dunia Internet Marketing, hal yang paling ditunggu-tunggu tentunya adalah monetizing atau cara dapetin duit. Percuma juga kalau sudah punya blog, video atau artikel promote tapi ga tahu mau diapain. Tentu hal ini diketahui sejak awal mau diarahkan ke monetize apa kedepannya, adsense, affiliate, olshop atau yang lain. Tapi hal basic sebelum itu semua yang perlu diketahui menurutku adalah Cara Riset Keyword dan NICHE/PRODUK. Mengenai NICHE tidak akan saya bahas disini.

Kebanyakan para pemburu duit online sering ikut-ikutan yang mana keyword yang sering dipakai orang pasti menghasilkan atau keyword yang banyak pencari pasti untung, meskipun secara logika keyword seperti itu pasti yang main bejibun banyaknya. Padahal tidak harus kayak gitu.. banyak Buying Keyword potensial yang ternyata sedikit pesaing namun pencarian lumayan dan CPC juga lumayan. Ada diluar sana bahkan menggabungkan blog jualan dengan adsense. Ini menurutku CRAZY banget dan aku sendiri belum coba sih...hehe . Tapi yang pasti mereka-mereka ini sudah menemukan buying keyword yang memberikan double income.

ADSENSE


Kata kunci untuk adsense ini bisa dikatakan cukup tricky dan kompleks sekali variannya. Yang sering diperhatikan para blogger adalah CPC. CPC pada umumnya tidak begitu akurat namun lebih mendekati kebenaran. Memang ada yang berkata main di keyword dengan niche sejuta umat seperti car atau home bisa memberikan income yang sangat lumayan meskipun trafik puluhan. Namun itu tentunya berat karena pemain sangat banyak.

Cobalah untuk memilih kata kunci yang jarang diperhatikan oleh publisher lain karena sedikit searchesnya, otomatis kamu bisa mendapatkan traffic dengan lebih mudah pada kata kunci tersebut dan bisa mendapatkan klik dengan nilai yang bagus. Pilih mulai dari traffic 100-500 perbulan dan fokus membikin konten di area tersebut. Tinggal memperbanyak postingan aja.

Cara lain yaitu memakai intuisi, kira-kira barang/jasa apa ya yang orang berani bayar iklan gede. Biasanya kalau di indo tuh cenderung pada niche motor atau gadget. Barangkali kamu udah tau apa saja kriteria seperti itu. So explore ya....


Riset Keyword Terstruktur


Nah di versi ini riset yang dilakukan based on niche yang ditargetkan. Kebanyakan imers melakukan pencarian dengan keyword utama lalu diriset lagi untuk dapetin yang low competition. Cara ini juga bagus sih tapi tentunya pesaing juga banyak.

Ada satu teknik yang cukup mempermudah dalam mendominasi Keyword di google SERP yaitu “Struktur Keyword”. Memang ini konsepnya perlu sering-sering posting banyak tapi hasil yang didapatkan juga besar.

KONSEP :

1.   Mencari 1 buah keyword dengan volume pencarian 3000/bulan
2.   Mencari 10 buah keyword dengan volume pencarian 300/bulan

Yukk dibahas satu per-satu.

1.   Mencari 1 buah keyword dengan volume pencarian 3000/bulan.

Bisa dibilang cara ini ga bikin capek dalam risetnya tapi perlu diketahui optimasinya yang membutuhkan effort lebih. Untuk bersaing di SERP tidaklah mudah apalagi bagi kamu yang masih awam dalam hal optimasi.

Misal jika kamu bisa ranking no.1 di keyword ini tapi ternyata suatu saat terkena sabetan SERP yang mana ga tahu terlempar kemana gitu..nahh berarti potensi visitor 3 ribu itu hilang kan.

2.   Mencari 10 buah keyword dengan volume pencarian 300/bulan.

Cara ini terlihat sulit karena kamu harus menemukan 10 buah keyword. akan tetapi untuk menemukan  10  buah  keyword  dengan  volume  pencarian  100/bulan  itu  jauh  lebih mudah   ketimbang   kamu   harus   mencari   1   keyword   dengan   volume   pencarian

Cara ini nampak ribet karena harus mencari 10 keyword namun untuk bersaing juga lebih gampang. Resiko hilang banyak visitor juga berkurang. Katakan 10 keyword itu ada di ranking 1 semua dan ternyata ada salah satu keyword terlempar di SERP.. otomatis yang hilang hanya 300 visitor dan 2700 visitor lainnya tidak hilang.

1 x 3.000 = 3.000 sama dengan 10 x 300 = 3.000

Cara Riset Keyword 

STEP I


Bikin struktur dari niche utama kamu terlebih dahulu. Silakan masuk kesitus bubbl.us untuk bikinnya. masukan niche kamu (misalnya “baju”)

STEP II


Langkah kedua, kamu akan memakai keyword utama dari niche yang kamu targetkan tersebut. Untuk mengambil keyword tersebut gunakan tools “Google Keyword Planner Tools”. Bisa juga dengan tool lain speerti keywordtool.io, keyword shitter,dll.


 #Google Keyword Planner Tools


- Pergi ke google keyword planner, ketik aja di google search
- Login dengan gmail kamu, jika sudah masuk klik bagian tool lalu klik keyword planner
- Masukan keyword utama pada kolom :search for new keyword"
- Kolom targeting sesuaikan bahasa dan lokasi
- Terakhir klik Get ideas dan klik bagian kolom "keyword ideas" kemudian download

Jika list keyword sudah didapat, cek masing-masing keyword di google search untuk dianalisa lebih lanjut. Batasan yang aku pakai seperti dibawah ini (bukan mutlak) :

- Broad keyword --> keyword : < 4 juta
- Exact keyword --> "keyword" : < 500 ribu
- Keyword in URL --> inurl:"keyword" : < 25 ribu
- Keyword in Title --> intitle:"keyword" :< 50 ribu

- Keyword in URL and Title --> inurl:"keyword" intitle:"keyword" : < 10 ribu


Masukan keyword ke kolom keyword pada Google keyword planner free, kemudian pilih location dan language yang sesuai negara ya, lalu di bagian Include/exclude ketik lagi keyword kamu tersebut agar Google Keyword Planner hanya menampilkan hasil yang relevan dengan keyword kamu tersebut.

Sort kolom berdasarkan Avg Monthly Searches yang terbesar. silakan kamu pilih 5-10 keyword utama kamu. Usahakan pilih keyword yang memiliki Avg Monthly Searches lebih besar > 3000. dan juga usahakan hanya mengandung 2 kata saja.

misal dalam contoh ini :

- baju wanita

- baju pria

- baju futsal

- baju kulit

- baju bola

Lalu   masukan   keyword-keyword   tersebut   kedalam   struktur   yang   telah   dibuat sebelumnya disitus bubbl.us.

STEP III

Selajutnya kamu akan meng-explore masing-masing keyword utama yang telah kamu ambil ditahap sebelumnya. disini kamu baru akan melakukan filtering dalam research keyword. Untuk filtering ini install add on seo Toolbar by MOZ untuk  mempermudah  melakukan  cek  DA  dan  PA.

Untuk filtering dalam research keyword hanya ada 2 faktor utama, yaitu :

1. Keyword Filtering

Yaitu  Filtering  yang  dilakukan  terhadap  banyaknya  penggunaan  keyword  tersebut dihasil pencarian google atau lebih simple nya kompetisi berdasarkan hasil result page google. Beberapa contoh Keyword filtering : inanchor, intitle, inurl, result page, dll.

2. Web Filtering

Yaitu filtering yang dilakukan terhadap Top 10 website yang menempati halaman pertama untuk keyword yang ditargetkan tersebut. Faktor-faktor dari Web filtering ini adalah Trust Flow, CitationFlow, Domain Authority, Page Authority, Backlink, Domain Age, dll.

Namun di web filtering yang saya lakukan hanya menggunakan 3 faktor dari 2 jenis filtering diatas :

- intitle:”keyword” < 5.000
- DA (Domain Authority) : Min ada 3 web < 30
- PA (Page Authority) : Min ada 3 web < 30

Silakan masukan  lagi  keyword level  1  yang  telah didapat pada tahap  sebelumnya kedalam google keyword planner gratis. Dari contoh diatas kamu dapatkan keyword “baju wanita” dari salah satu keyword level 1. gunakan cara yg sama dengan step II.

maka akan didapat beberapa “long tail keyword” misal saya ambil : “baju wanita model terbaru”

masuk  ke  google.co.id  kemudian  ketik  intitle:”baju  wanita  model  terbaru”  lihat hasilnya harus lebih kecil dari 5.000
Cek DA dari 10 website yang berada dihalaman pertama. pastikan ada 3 web yang memiliki DA < 30

Cek PA dari 10 website yang berada dihalaman pertama. pastikan ada 3 web yang memiliki PA < 30

lakukan langkah ini untuk setiap keyword level 1 dari hasil yang dilakukan di STEP II.

STEP IV


Setelah dari tahap diatas kamu mendapatkan beberapa keyword yang sesuai dengan filtering ditahap IV. Silakan masukan hasil keywordnya kedalam struktur yang telah dibuat di bubble.us sebelumnya, sehingga disini kamu sudah mendapatkan struktur keyword yang baik untuk website kamu.

Tips : untuk mendapatkan long tail keyword dengan hasil dan variasi keyword yang beragam, kamu bisa gunakan tools yang terdapat di website  ubersuggest.org. Mungkin kamu ada yang bertanya mengapa tidak langsung menargetkan keyword level 1 ?

Pertama,  keyword  level  satu  cenderung  High  Kompetisi  dikarenakan  pencariannya yang rata-rata tinggi. kedua dengan menargetkan Long tail keyword dari keyword level
1 maka kamu bisa menargetkan banyak keyword hanya dengan 1 artikel.

Sebenarnya walaupun kamu menggunakan long tail keyword, secara tidak langsung
kamu juga menargetkan keyword level 1 kamu secara tidak langsung. misal :

"baju wanita model terkini"

Secara tidak langsung keyword tersebut juga menargetkan keyword utamanya yaitu “baju wanita”. Namun disini kamu mudah untuk mendominasi keyword utama dengan long tail keyword. Ranking semua artikel dengan Long tail keyword yang mengandung keyword utama.

Yahh maaf kalau panjang, hal ini saya pelajari juga dari source-source lain. Sebenarnya ada yang lebih simple..hehe. dalam waktu dekat ini rencana akan share juga bagian ON PAGE namun secara garis besar aja sih, so stay tune...

Tampilkan Komentar