4 Trik Marketing Bisa Belajar Dari Rata-Rata Instagrammers

Oleh:   PLAN MARKETING PLAN MARKETING   |   Juli 13, 2017
Marketing telah berkembang sangat pesat dari awal penjualan door-to-door ke Platform Digital. Telah terjadi pergeseran yang luar biasa dalam bagaimana merek memposisikan diri mereka untuk memenuhi target audiens mereka - milenials. Instagram, dengan 500 juta pengguna aktif, adalah salah satu situs yang memiliki milenium terpikat. Rata-rata Instagrammer hari ini memiliki kemampuan yang jauh lebih baik untuk personal branding, kreativitas dan perhatian terhadap detail daripada kebanyakan profesional pemasaran veteran. Profesional Marketing pasti bisa mempelajari satu atau dua trik dari rata-rata Instagrammers sehari-hari. 
4 Trik Marketing Bisa Belajar Dari Rata-Rata Instagrammers
Instagrammers

Berikut adalah empat keterampilan yang bisa Anda pilih dari rata-rata Instgrammer.

1. Menyadari 'Brand Voice' Mereka

Sebagian besar Instagrammers mengembangkan daya tarik tertentu untuk berkomunikasi dengan pengikut mereka. Entah mereka cerdas dan sarkastik atau mereka inspirasional dan deskriptif. Mereka menyadari berapa klik dan memproyeksikan dirinya sesuai dengan massa. Seiring waktu, suaranya mendefinisikan kepribadian profil mereka. Sayangnya, pentingnya 'brand voice' hilang pada beberapa pemasar karena Strategi Marketing mereka menurun drastis.

2. Hati-Hati Penilaian Setiap Post

Jika Anda pernah mendengar dua Inst Instagram yang berani mendiskusikan upload mereka, perhatikan interaksi tersebut dengan seksama. Dari penentuan filter yang sempurna sampai seberapa banyak kecerahan untuk ditambahkan ke foto, rata-rata Instagrammer memperhatikan setiap detail menit. Tingkat dedikasi terhadap sebuah post belaka memberi Anda wawasan tentang semangat yang harus mereka capai sendiri.

3. Kreativitas Berlimpah

Mendapatkan pengikut yang tertarik dan mengikuti tulisan Anda secara religius, adalah tampilan tingkat kreativitas yang ditawarkan oleh Instagrammer. Ini bukan hanya tentang filter dan pengeditannya, namun perspektif di balik setiap foto dan judulnya cukup jauh untuk terhubung dengan pengikut. Ambil contoh Metrodoodle, akunnya sudah matang dengan doodle kreatif dari monster dan tokoh kartun di Metro Delhi. Dia menyajikan menarik dan rib-gelitik mengambil perjalanan metro sehari-hari yang sulit.

4. Mereka Memahami Kebutuhan Akan Timbal Balik

Instagrammer tahu bahwa ini adalah dunia yang memberi dan menerima, sehingga mengabaikan pengikut Anda tidak akan membawa Anda jauh-jauh. Jika Anda ingin mempertahankan dan mendapatkan pengikut, Anda harus memberi mereka konten yang layak untuk diikuti. Demikian pula, jika Anda ingin mereka mengomentari posting Anda, Anda harus meluangkan waktu untuk memberi komentar kembali. Jika Anda tidak menghabiskan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang lain, profil Anda akan tetap stagnan dan tidak responsif.

Jika Anda ingin bisa memasarkan konsumen sosial saat ini, Anda perlu berbicara bahasa yang telah diadopsi generasi sekarang. Marketing telah berubah dan akan membuat karir Anda jauh lebih baik jika Anda mengembangkan keahlian Anda saat ini untuk mengimbangi perubahan zaman.

Tampilkan Komentar